
Pengertian Filsafat
Pada kali ini, kelas pancasila saya dengan pak Abdul
membahas tentang filsafat. Apakah itu filsafat?. Pada hakekatnya pengertian
filsafat sangat sukar karena tidak memiliki definisi yang definitif. Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok
orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat
juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam
memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas
dan menyeluruh dengan segala hubungan.
Berikut adalah
pengertian filsafat menurut para tokoh dunia :
- Menurut
Aristoteles
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi
kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi,
politik dan estetika (filsafat keindahan).
- Menurut
Immanuel Kant
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan), yang merupakan dasar
dari semua pengetahuan dalam meliput isu-isu epistemologi (filsafat
pengetahuan) yang menjawab pertanyaan tentang apa yang dapat kita ketahui.
- Menurut
Al Farabi
Filsafat
adalah ilmu (pengetahuan) tentang sifat bagaimana sifat sesungguhnya dari
kebenaran.
- Menurut
Rene Descartes
Filsafat
adalah kumpulan semua pengetahuan bahwa Allah, manusia dan alam menjadi pokok
penyelidikan.
- Menurut
Plato
Filsafat
adalah ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang
sebenarnya.
- Menurut
Langeveld
Filsafat adalah berpikir tentang masalah final dan
menentukan, yaitu masalah makna keadaan, Tuhan, kebebasan dan keabadian.
- Menurut
Hasbullah Bakry
Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara mendalam
tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan pengetahuan
tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan bagaimana
perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
- Menurut
N. Driyarkara
Filsafat adalah refleksi yang mendalam tentang penyebab
‘di sana dan melakukan’, refleksi dari realitas (reality) jauh ke dalam
‘mengapa’ penghabisan itu.
- Menurut
Ir. Proedjawijatna
Filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk menemukan
penyebabnya deras untuk segala sesuatu dengan pikiran belaka.
- Menurut
Notonogo
Filosofi yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti
dari sudut mutlak (di), yang tetap dan tidak berubah, yang juga disebut alami.
Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara
mendalam tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan
pengetahuan tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan
bagaimana perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
Secara Filsafat ilmu harus memilikil 3 landasan bila mau
dinyatakan sebagai ilmu , apabila tidak memiliki 3 landasan ini maka tidak bisa
disebut ilmu. Landasan ini adalah :
1. Ontologis : sesuatu yang ada didunia nyata
2. Epistimologis : metode ( ada cara untuk mencari tahu atau mencari solusinya)
3. Aksiologis : aksi ( ada prakteknya)
1. Ontologis : sesuatu yang ada didunia nyata
2. Epistimologis : metode ( ada cara untuk mencari tahu atau mencari solusinya)
3. Aksiologis : aksi ( ada prakteknya)
Pancasila sebagai filsafat
Pancasila sebagai filsafat mengandung sebuah
pandangan, konsep-konsep kebenaran dan cara berpikir yang menjadikan Pancasila
sebagai ideologi nasional bangsa Indonesia. Pancasila memiliki fungsi dasar
negara bagi suatu negara yang sesungguhnya ditujukan bukan hanya untuk bangsa
Indonesia nammun juga pada kehidupan manusia secara menyeluruh. Didalam
Pancasila yang terdiri dari lima sila yang pada hakikatnya merupakan sebuah
sistem filsafat.. mengapa pancasila bias dikatakan sebagai filsafat ?
Karena pancasila
memenuhi 3 landasan yang telah di jelaskan
diatas
- Pancasila sebagai ilmu pengetahuan : karena
Pancasila adalah suatu ilmu yang ada, yang tidak dipaksakan dan ada objek
sesuatu yang di tekuni. Contoh konkretnya dalam sila 1, yaitu Ketuhanan
Yang Maha Esa yang merupakan kebebasan beragama (prinsipnya ada dan
diterima oleh masyarakat). Tuhan yang Maha Esa adalah sumber
eksistensi kesemestaan. Ontologi ketuhanan bersifat religius,
supranatural, transendental dan suprarasional. Dilihat secara empiris ada.
- Dilihat dari segi epistimologis nilai Ketuhanan :
toleran, bebas menentukan agama yang digali dari masyarakat sendiri.
- Aksiologisnya : masyarakat Indonesia adalah
masyarakat yang religius, yang mana nilai-nilai agama tidak dapat
dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di indonesia, agama dibawa ke dalam
politik dan politik dianggap sebagai kepentingan yang luar biasa, kalau
agama terpisah dari politik makan akan terjadi kekalahan dengan politik
lawannya. Politik memanfaatkan dalam suasana tertentu (dengan
sentimen-sentimen).
Fungsi pancasila sebagai filsafat
1.
Memberi jawaban atas pernyataan yang bersifat
fundamental atau mendasar dalam kehidupan bernegara. Segala aspek yang erat
kaitannya dengan kehidupan masyarakat bangsa tersebut dan yang berkaitan dengan
kelangsungan hidup dari negara bersangkutan. Oleh karena itu, fungsi Pancasila
sebagai filsafat dalam kehidupan bernegara, haruslah memberikan jawaban yang
mendasar tentang hakikat kehidupan bernegara. Hal yang fundamental dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, susunan politik atau sistem politikdari
negara, bentuk negara, susunan perekonomian dan dasar-dasar pengembangan
ilmu pengetahuan. Dalam hal ini Pancasila yang dikaji dari sudut
fungsinya telah mampu memberikan jawabannya.
2.
Filsafat Pancasila mampu memberikan dan mencari
kebenaran yang substansi tentang hakikat negara, ide negara, dan tujuan negara.
Dasar Negara kita ada lima dasar dimana setap silanya berkaitan dengan sila
yang lain dan merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terbagi dan tidak
terpisahkan. Saling memberikan arah dan sebagai dasar kepada sila yang lainnya.
Tujuan negara akan selalu kita temukan dalam setiap konstitusi negara bersangkutan.
Karenanya tidak selalu sama dan bahkan ada kecenderungan perbedaan yang jauh
sekali antara tujuan disatu negara dengan negara lain. Bagi Indonesia secara
fundamental tujuan itu ialah Pancasila dan sekaligus menjadi dasar berdirinya
negara ini.
3.
Pancasila sebagi filsafat bangsa harus mampu
menjadi perangkat dan pemersatu dari berbagai ilmu yang dikembangkan di
Indonesia. Fungsi filsafat akan terlihaat jelas, kalau di negara itu sudah
berjalan keteraturan kehidupan bernegara.
Sistem Filsafat
Pancasila
Ciri-ciri Sistem filsafat pancasila adalah suatu kesatuan
atau bagian, unsur, elemen atau komponen. Serta memiliki bagian-bagian yang
mempunyai fungsi sendiri dan saling berhubungan dan ketergantungan.
Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan yang terjadi dalam suatu
lingkungan yang kompleks.
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat merupakan kesatuan
bagian-bagiannya yaitu sila sila pancasila, tiap sila pancasila mempunyai
fungsi sendiri-sendiri. Tiap sila pancasila tidak dapat berdiri sendiri dan
tidak saling bertentangan. Keseluruhan sila pancasila merupakan suatu kesatuan
yang sistematis(majemuk tunggal).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar