Minggu, 17 Desember 2017

Pancasila sebagai Filsafat ( Refleksi ke-5)

                      Hasil gambar

Pengertian Filsafat
Pada kali ini,  kelas pancasila saya dengan pak Abdul membahas tentang filsafat. Apakah itu filsafat?. Pada hakekatnya pengertian filsafat sangat sukar karena tidak memiliki definisi yang definitif. Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan. 
Berikut adalah pengertian filsafat menurut para tokoh dunia :
  • Menurut Aristoteles
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik dan estetika (filsafat keindahan).
  • Menurut Immanuel Kant
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan), yang merupakan dasar dari semua pengetahuan dalam meliput isu-isu epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menjawab pertanyaan tentang apa yang dapat kita ketahui.
  • Menurut Al Farabi
Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang sifat bagaimana sifat sesungguhnya dari kebenaran.
  • Menurut Rene Descartes
Filsafat adalah kumpulan semua pengetahuan bahwa Allah, manusia dan alam menjadi pokok penyelidikan.
  • Menurut Plato
Filsafat adalah ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang sebenarnya.
  • Menurut Langeveld
Filsafat adalah berpikir tentang masalah final dan menentukan, yaitu masalah makna keadaan, Tuhan, kebebasan dan keabadian.
  • Menurut Hasbullah Bakry
Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara mendalam tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan bagaimana perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
  • Menurut N. Driyarkara
Filsafat adalah refleksi yang mendalam tentang penyebab ‘di sana dan melakukan’, refleksi dari realitas (reality) jauh ke dalam ‘mengapa’ penghabisan itu.
  • Menurut Ir. Proedjawijatna
Filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk menemukan penyebabnya deras untuk segala sesuatu dengan pikiran belaka.
  • Menurut Notonogo
Filosofi yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti dari sudut mutlak (di), yang tetap dan tidak berubah, yang juga disebut alami.

Filsafat adalah ilmu yang meneliti secara mendalam tentang ketuhanan, manusia dan alam semesta untuk menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana alam dapat dicapai sejauh pikiran manusia dan bagaimana perilaku manusia seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
Secara Filsafat ilmu harus memilikil 3 landasan bila mau dinyatakan sebagai ilmu , apabila tidak memiliki 3 landasan ini maka tidak bisa disebut ilmu. Landasan ini adalah :
1. Ontologis : sesuatu yang ada didunia nyata
2. Epistimologis : metode ( ada cara untuk mencari tahu atau mencari solusinya)
3. Aksiologis : aksi ( ada prakteknya)

Pancasila sebagai filsafat
                Pancasila sebagai filsafat mengandung sebuah pandangan, konsep-konsep kebenaran dan cara berpikir yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi nasional bangsa Indonesia. Pancasila memiliki fungsi dasar negara bagi suatu negara yang sesungguhnya ditujukan bukan hanya untuk bangsa Indonesia nammun juga pada kehidupan manusia secara menyeluruh. Didalam Pancasila yang terdiri dari lima sila yang pada hakikatnya merupakan sebuah sistem filsafat.. mengapa pancasila bias dikatakan sebagai filsafat ?
Karena pancasila memenuhi 3 landasan yang telah di jelaskan  diatas
  • Pancasila sebagai ilmu pengetahuan : karena Pancasila adalah suatu ilmu yang ada, yang tidak dipaksakan dan ada objek sesuatu yang di tekuni. Contoh konkretnya dalam sila 1, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang merupakan kebebasan beragama (prinsipnya ada dan diterima oleh masyarakat).  Tuhan yang Maha Esa adalah sumber eksistensi kesemestaan. Ontologi ketuhanan bersifat religius, supranatural, transendental dan suprarasional. Dilihat secara empiris ada.
  • Dilihat dari segi epistimologis nilai Ketuhanan : toleran, bebas menentukan agama yang digali dari masyarakat sendiri.
  • Aksiologisnya : masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religius, yang mana nilai-nilai agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di indonesia, agama dibawa ke dalam politik dan politik dianggap sebagai kepentingan yang luar biasa, kalau agama terpisah dari politik makan akan terjadi kekalahan dengan politik lawannya. Politik memanfaatkan dalam suasana tertentu (dengan sentimen-sentimen).

Fungsi pancasila sebagai filsafat
1.       Memberi jawaban atas pernyataan yang bersifat fundamental atau mendasar dalam kehidupan bernegara. Segala aspek yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat bangsa tersebut dan yang berkaitan dengan kelangsungan hidup dari negara bersangkutan. Oleh karena itu, fungsi Pancasila sebagai filsafat dalam kehidupan bernegara, haruslah memberikan jawaban yang mendasar tentang hakikat kehidupan bernegara. Hal yang fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, susunan politik atau sistem politikdari negara, bentuk negara, susunan  perekonomian dan dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam hal ini Pancasila yang dikaji dari sudut fungsinya  telah mampu memberikan jawabannya.
2.       Filsafat Pancasila mampu memberikan dan mencari kebenaran yang substansi tentang hakikat negara, ide negara, dan tujuan negara. Dasar Negara kita ada lima dasar dimana setap silanya berkaitan dengan sila yang lain dan merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terbagi dan tidak terpisahkan. Saling memberikan arah dan sebagai dasar kepada sila yang lainnya. Tujuan negara akan selalu kita temukan dalam setiap konstitusi negara bersangkutan. Karenanya tidak selalu sama dan bahkan ada kecenderungan perbedaan yang jauh sekali antara tujuan disatu negara dengan negara lain. Bagi Indonesia secara fundamental tujuan itu ialah Pancasila dan sekaligus menjadi dasar berdirinya negara ini.
3.       Pancasila sebagi filsafat bangsa harus mampu menjadi perangkat dan pemersatu dari berbagai ilmu yang dikembangkan di Indonesia. Fungsi filsafat akan terlihaat jelas, kalau di negara itu sudah berjalan keteraturan kehidupan bernegara.
Sistem Filsafat Pancasila
Ciri-ciri Sistem filsafat pancasila adalah suatu kesatuan atau bagian, unsur, elemen atau komponen. Serta memiliki bagian-bagian yang mempunyai fungsi sendiri dan  saling berhubungan dan ketergantungan. Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan yang terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. 

Pancasila sebagai suatu sistem  filsafat merupakan kesatuan bagian-bagiannya yaitu sila sila pancasila, tiap sila pancasila mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Tiap sila pancasila tidak dapat berdiri sendiri dan tidak saling bertentangan. Keseluruhan sila pancasila merupakan suatu kesatuan yang sistematis(majemuk tunggal).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulasan Mata Kuliah Pancasila ( Semester 1)

Alhamdulillah hirobbil'alamin matkul Pancasila semester satu saya sudah usai.... Sebelumnya ssaya mengucapkan banyak terimakasih kep...