Pengertian Ideologi :
Ø
Pengertian secara etimologi
Ideologi berasal dari bahasa
latin, yaitu
Idea
: gagasan , konsep, pengertian dasar, dan cita-
cita
Logos
: ilmu
Ø
Dalam KBBI, Ideologi didefinisikan sebagai :
Kumpulan konsep bersistem yang
dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan
hidup. Ideologi juga diartikan sebagai cara berpikir seseorang atau golongan.
Ø arti ideologi dalam kehidupan sehari-hari
Arti Ideologi dalam kehidupan sehari-hari adalah cita-cita
yang merupakan tujuan dari bangsa kita ini yang dilihat dari aspek pandangan
dan paham masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai
cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem
kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan
hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.Berdasarkan Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR
tentang P4, ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus
dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Beberapa Ideologi Dunia :
1.
Marxisme – Leninsme
Suatu paham yang meletakkan
ideologi dalam perpektif evolusi sejarah yang didasarkan pada dua prinsip.
Pertama , penentuan akhir dari perubahan sosial . Perubahan tersebut diartikan
perubahan dari cara produksi. Kedua, proses perubahan sosial bersifat
dialektis.
2.
Liberalisme
Suatu
paham yang meletakkan Ideologi dalam perspektif kebebasan individual, artinya
lebih mengutamakan hak – hak individu. Di dalam
paham liberalisme ini terdapat tiga nilai pokok utama yang menjadikannya kuat
yaitu life, liberty dan property. Nilai-nilai yang terkandung dalam tiga hal
tersebut dapat dilihat sebagai berikut:
Ø
kesempatan yang sama
Ø
persamaan hak
Ø
Fungsi pemerintah dan negara
Dalam pemikiran ideologi ini
menekankan adanya pemusatan kekuasaan pada diri individu jadi tidak dipegang
oleh negara melainkan setiap invidu memiliki hak untuk menyampaikan segala ide
dan pendapatnya. Namun perlu diketahui bukan berarti bahwa liberalisme tidak
berperilaku yang sebebas-bebasnya.
3.
Sosialisme
Suatu paham yang meletakkan
Ideologi dalam perspektif kepentingan masyarakat, artinya negara wajib
menyejahterakan seluruh masyarakat atau yang dikenal dengan konsep welfare
state. Paham sosialisme ini mungkin
hampir sama konsepnya dengan paham ideologi komunisme karena pada prinsipnya
yaitu mengutamakan kepemilikan segala sesuatu secara bersama tidak ada yang
namanya hak kepemilikan individu..
Namun seiring dengan perjalanannya,
ideologi sosialisme ini mendapatkan kritik dari beberapa tokoh dunia. ada
beberapa kelemahan yang dimiliki oleh ideology sosialisme sehingga tidak mudah
digunakan sebagai ideologi. Selengkapnya dapat dilihat sebagai berikut:
·
Warga negara akan merasa tidak
diapresiasi atas apa yang telah dikerjakannya. Hal ini terjadi karena dalam
paham sosialisme pendapatan antar warga negara disamakan meskipun beban kerja
mereka tidak sama.
·
Tidak adanya kebebasan berfikir dan
kreativitas. Dalam negara yang menerapkan sosialisme sebagai ideologi tidak
akan menganggap kreativitas adalah sebuah hal yang perlu dimiliki oleh
rakyatnya. Hal tersebut dilakukan karena dalam negara sosialisme warga negara
bekerja pada sektor yang telah ditetapkan oleh negara sepenuhnya. Jadi, warga
negara tidak bisa menolak dan otomatis tidak bisa mengembangkan kreativitas di
dalam dirinya.
·
Tidak adanya pendidikan moral di
dalam negara yang menganut paham ideology ini..
Meskipun demikian paham sosialis ini
juga memiliki beberapa keuntungan antara lain sebagai berikut:
·
Seluruh warga negara sudah disediakan
berbagai kebutuhan hidupnya seperti pakaian, makanan, minuman, rumah, sekolah,
pendidikan dan juga pekerjaan. Jadi warga negara baik yang normal maupun
memiliki kekurangan tidak akan dibeda-bedakan.
·
Semua kegiatan dari warga negara
sudah direncanakan dengan baik seluruhnya oleh negara sehingga rakyat tidak
perlu khawatir lagi adanya kekurangan pada kebutuhannya.
·
Semua kekayaan alam akan diproduksi
oleh negara jadi keuntungannya akan masuk dalam negara tidak pada korporasi
saja.
4.
Kapitalisme
Suatu paham yang memberi
kebebasan kepada setiap individu untuk menguasai sistem perekonomian dengan
kemampuan modal yang ia miliki (Sastrapratedja,2001 : 50-69). Tokoh yang sangat terkenal dengan
ideologi ini adalah adam smith atau yang juga dikenal sebagai bapak ilmu
ekonomi. paham ini awalnya adalah sebuah cara untuk menentang adanya paham
merkantilisme dimana menurut paham merkantilisme tanah merupakan sumber modal
utama dan melupakan sumber modal lainnya. Istilah invisible hand atau tangan
tak tampak sangat terkenal dikemukakan oleh adam smith dimana menurutnya pasar
yang bekerja akan selalu diarahkan oleh tangan tak tampak sehingga tidak perlu
adanya peraturan pemerintah dan segala intervensinya. Namun, perkembangan
kapitalis ini menuai banyak kecaman dan kritik dari banyak orang karena
dianggap sebagai cara yang menjadikan kesenjangan di dalam masyarakat semakin
meningkat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar