Sabtu, 04 November 2017

Pancasila sebagai Ideologi Bangsa (Refleksi Ke-4)


Hari senin tanggal 30 Oktober 2017, di kelas MKU saya dengan dosen pak abdul kami membahas tentang Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia. Berikut penjelasan tentang ideologi
Pengertian Ideologi :
Ø  Pengertian secara etimologi
Ideologi berasal dari bahasa latin, yaitu
Idea       : gagasan , konsep, pengertian dasar,  dan cita- cita
Logos    : ilmu
Ø  Dalam KBBI, Ideologi didefinisikan sebagai :
Kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Ideologi juga diartikan sebagai cara berpikir seseorang atau golongan.
Ø  arti ideologi dalam kehidupan sehari-hari
Arti Ideologi dalam kehidupan sehari-hari adalah cita-cita yang merupakan tujuan dari bangsa kita ini yang dilihat dari aspek pandangan dan paham masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.Berdasarkan Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4, ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Beberapa Ideologi Dunia :
1.      Marxisme – Leninsme
Suatu paham yang meletakkan ideologi dalam perpektif evolusi sejarah yang didasarkan pada dua prinsip. Pertama , penentuan akhir dari perubahan sosial . Perubahan tersebut diartikan perubahan dari cara produksi. Kedua, proses perubahan sosial bersifat dialektis.
2.      Liberalisme
Suatu paham yang meletakkan Ideologi dalam perspektif kebebasan individual, artinya lebih mengutamakan hak – hak individu. Di dalam paham liberalisme ini terdapat tiga nilai pokok utama yang menjadikannya kuat yaitu life, liberty dan property. Nilai-nilai yang terkandung dalam tiga hal tersebut dapat dilihat sebagai berikut:
Ø  kesempatan yang sama
Ø  persamaan hak
Ø  Fungsi pemerintah dan negara
Dalam pemikiran ideologi ini menekankan adanya pemusatan kekuasaan pada diri individu jadi tidak dipegang oleh negara melainkan setiap invidu memiliki hak untuk menyampaikan segala ide dan pendapatnya. Namun perlu diketahui bukan berarti bahwa liberalisme tidak berperilaku yang sebebas-bebasnya.
3.      Sosialisme
Suatu paham yang meletakkan Ideologi dalam perspektif kepentingan masyarakat, artinya negara wajib  menyejahterakan seluruh masyarakat atau yang dikenal dengan konsep welfare state. Paham sosialisme ini mungkin hampir sama konsepnya dengan paham ideologi komunisme karena pada prinsipnya yaitu mengutamakan kepemilikan segala sesuatu secara bersama tidak ada yang namanya hak kepemilikan individu..
Namun seiring dengan perjalanannya, ideologi sosialisme ini mendapatkan kritik dari beberapa tokoh dunia. ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh ideology sosialisme sehingga tidak mudah digunakan sebagai ideologi. Selengkapnya dapat dilihat sebagai berikut:
·         Warga negara akan merasa tidak diapresiasi atas apa yang telah dikerjakannya. Hal ini terjadi karena dalam paham sosialisme pendapatan antar warga negara disamakan meskipun beban kerja mereka tidak sama.
·         Tidak adanya kebebasan berfikir dan kreativitas. Dalam negara yang menerapkan sosialisme sebagai ideologi tidak akan menganggap kreativitas adalah sebuah hal yang perlu dimiliki oleh rakyatnya. Hal tersebut dilakukan karena dalam negara sosialisme warga negara bekerja pada sektor yang telah ditetapkan oleh negara sepenuhnya. Jadi, warga negara tidak bisa menolak dan otomatis tidak bisa mengembangkan kreativitas di dalam dirinya.
·         Tidak adanya pendidikan moral di dalam negara yang menganut paham ideology ini..
Meskipun demikian paham sosialis ini juga memiliki beberapa keuntungan antara lain sebagai berikut:
·         Seluruh warga negara sudah disediakan berbagai kebutuhan hidupnya seperti pakaian, makanan, minuman, rumah, sekolah, pendidikan dan juga pekerjaan. Jadi warga negara baik yang normal maupun memiliki kekurangan tidak akan dibeda-bedakan.
·         Semua kegiatan dari warga negara sudah direncanakan dengan baik seluruhnya oleh negara sehingga rakyat tidak perlu khawatir lagi adanya kekurangan pada kebutuhannya.
·         Semua kekayaan alam akan diproduksi oleh negara jadi keuntungannya akan masuk dalam negara tidak pada korporasi saja.

4.      Kapitalisme
Suatu paham yang memberi kebebasan kepada setiap individu untuk menguasai sistem perekonomian dengan kemampuan modal yang ia miliki (Sastrapratedja,2001 : 50-69). Tokoh yang sangat terkenal dengan ideologi ini adalah adam smith atau yang juga dikenal sebagai bapak ilmu ekonomi. paham ini awalnya adalah sebuah cara untuk menentang adanya paham merkantilisme dimana menurut paham merkantilisme tanah merupakan sumber modal utama dan melupakan sumber modal lainnya. Istilah invisible hand atau tangan tak tampak sangat terkenal dikemukakan oleh adam smith dimana menurutnya pasar yang bekerja akan selalu diarahkan oleh tangan tak tampak sehingga tidak perlu adanya peraturan pemerintah dan segala intervensinya. Namun, perkembangan kapitalis ini menuai banyak kecaman dan kritik dari banyak orang karena dianggap sebagai cara yang menjadikan kesenjangan di dalam masyarakat semakin meningkat.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulasan Mata Kuliah Pancasila ( Semester 1)

Alhamdulillah hirobbil'alamin matkul Pancasila semester satu saya sudah usai.... Sebelumnya ssaya mengucapkan banyak terimakasih kep...